Hanaya no misesaki ni naranda
Ironna hana wo mite ita
Hito sorezore konomi wa aru kedo
Doremo minna kirei da ne
Kono naka de dare ga ichiban da nante
Arasou koto mo shinaide
Baketsy no naka hokorashige ni
Shanto mune wo hatte iru
Sore na no ni bokura ningen wa
Dousjite kou mo kurabetagaru?
Hitori hitori chigau no ni sono naka de
Ichiban ni naritagaru?
Sou sa bokura wa
Sekai ni hitotsu dake no hana
Hitori hitori chigau tane wo motsu
Sono hana wo sakaseru koto dake ni
Isshoukenmei ni nareba ii
Komatta you ni warainagara
Zutto mayotteru hito ga iru
Ganbatte saita hana wa doremo
Kirei dakara shikata nai ne
Yatto mise kara dete kita
Sono hito ga kakaete ita
Irotoridori no hanataba to
Ureshisou na yokogao
Namae mo shiranakatta keredo
Ano hi boku ni egao wo kureta
Daremo ki zukanai you na basho de
Saiteta hana no you ni
Sou sa bokura wa
Sekai ni hitotsu dake no hana
Hitori hitori chigau tane wo motsu
Sono hana wo sakaseru koto dake ni
Isshoukenmei ni nareba ii
Chiisai hana ya ookina hana
Hitotsu toshite onaji mono wa nai kara
Number one ni naranakutemo ii
Motomoto tokubetsu na only one
Sabtu, 31 Desember 2011
Jumat, 30 Desember 2011
cerpen
AKIBAT SOMBONG
Pada suatu hari hiduplah seorang jutawan yang suangat kaya bahkan rumahnya seperti istana,tetapi dia sangat suka menghambur-hamburkan uangnya untuk keperluan yang tidak penting dan dia terkenal sangatlah sombong dan tidak suka menolong.pada suatu hari rumah si kaya ini didatangi oleh seorang pengemis yang berpakaian compang-camping yang sedang meminta uang untuk dirinya makan kepada si kaya itu,lalu si kaya menghampiri si pengemis dan si kaya berkata:''dasar pengemis tua beraninya kau meminta-minta di rumahku.!!!cepat kau pergi kau!!!enyah kau dari mukaku!!bentak sang kaya.lalu si pengemis pergi.
Pada keesokan harinya si kaya itu jalan-jalan menjelajahi kota dan berbelanja yang sangat banyak.lalu si kaya itu didatangi oleh seorang anak yang kumuh dan kelaparan,anak itu lalu meminta sedekah untuk dia makan,lalu si kaya berkata ''enak sekali kau meminta-minta,!!!tanpa bekerja!''.lalu si kaya menampar anak itu,dan si anak lantas pergi.
dua hari kemudian datanglah seorang penagih hutang yang rupanya si kaya memiliki hutang yang sangat banyak sehingga dia tidak bisa membayar hutang nya yang banyak.lalu barang-barang serta rumahnya pun disita,sekarang sikaya pun menjadi miskin dan menjadi pengemis
Pada suatu hari hiduplah seorang jutawan yang suangat kaya bahkan rumahnya seperti istana,tetapi dia sangat suka menghambur-hamburkan uangnya untuk keperluan yang tidak penting dan dia terkenal sangatlah sombong dan tidak suka menolong.pada suatu hari rumah si kaya ini didatangi oleh seorang pengemis yang berpakaian compang-camping yang sedang meminta uang untuk dirinya makan kepada si kaya itu,lalu si kaya menghampiri si pengemis dan si kaya berkata:''dasar pengemis tua beraninya kau meminta-minta di rumahku.!!!cepat kau pergi kau!!!enyah kau dari mukaku!!bentak sang kaya.lalu si pengemis pergi.
Pada keesokan harinya si kaya itu jalan-jalan menjelajahi kota dan berbelanja yang sangat banyak.lalu si kaya itu didatangi oleh seorang anak yang kumuh dan kelaparan,anak itu lalu meminta sedekah untuk dia makan,lalu si kaya berkata ''enak sekali kau meminta-minta,!!!tanpa bekerja!''.lalu si kaya menampar anak itu,dan si anak lantas pergi.
dua hari kemudian datanglah seorang penagih hutang yang rupanya si kaya memiliki hutang yang sangat banyak sehingga dia tidak bisa membayar hutang nya yang banyak.lalu barang-barang serta rumahnya pun disita,sekarang sikaya pun menjadi miskin dan menjadi pengemis
CERPEN
LEGENDA LOKER DAVY JONES
pada suatu hari ada seorang anak muda yang bernama DAVY JONES,dia tinggal bersama kedua pamannya yang bernama SMITHY WERBER JACKER MAN JENSEN dan STEVEN WILLIAM JONES ke dua pamannya ini sangatlah kejam,biadab dan bajingan.pada suatu hari si DAVY JONES cuci piring dan piringnya pecah ketika DAVY JONES tersandung,lalu pamannya yang bernama SMITHY WERBER MAN JENSEN sangat marah dan murka.lalu DAVY JONES dipukuli dan di cambuk dengan serabut kelapa yang sangat tebal.
pada malam harinya,paman DAVY JONES yang bernama STEVEN WILLIAM pulang sehabis bekerja.lalu pamannya melihat DAVY JONES sedang mengelap kaca.pamannya yang terkenal guy tergoda nafsu oleh DAVY JONES,kemudian DAVY JONES diperkosa sampai menjerit kesakitan,lalu si pamannya yang bernama SMITHY WERBER JACKER MAN JENSEN mengusir keponakannya itu.
DAVY JONES sekarang tidak mempunyai tempat tinggal,dia berpindah dari tempat ke tempat yang lain dan pada siang hari DAVY JONES di kejar oleh kedua pamannya untuk DAVY JONES dijual ke luar negeri.DAVY JONES akhirnya lari sangat kencang sehingga masuk ke hutan sampai-sampai pamannya tidak menemukan DAVY JONES.akhirnya DAVY JONES punya ide untuk melarikan diri dari kejaran pamannya untuk selamanya.DAVY JONES ber inisiatif untuk membuat sebuah kapal yang sangat besar yang dinamakan kapal FLYING DUTCHMAN.
berhari-hari kemudian kapal itu mulai selesai dikerjakan,akhirnya kapal itu berlayar dengan megahnya lalu ketika DAVY JONES mulai berlayar kedua pamannya mengejar lagi dan menggunakan kapal,DAVY JONES kemudian membentangkan layar dan berlayar dengan cepat,lalu apa daya,sang kedua pamannya menembaki kapal DAVY JONES hingga kapal DAVY JONES hancur berkeping-keping dan membuat DAVY JONES tewas tenggelam lalu kedua pamannya membungkus mayat DAVY JONES dengan sebuah loker berkarat lalu loker itu dibuang ke laut lepas.
dan pamannya pulang dengan perasaan gagal dan ketakutan.karna DAVY JONES tewas.
berhari-hari mayat DAVY JONES yang berada di dalam loker,terombang-ambing oleh ombak.dan rohnya menjadi gentayangan ingin membalas dendam terhadap pamannya yang keji.konon kedua pamannya tewas seketika karna matanya tertancap oleh kawat berduri.
konon arwah DAVY JONES bergentayangan di lautan dgn menampakkan diri yang menyerupai zombie yang mengerikan dengan membawa loker dan menaiki kapal kesenangannya yaitu FLYING DUTCHMAN sambil tertawa dan disertai kabut tebal..
pada suatu hari ada seorang anak muda yang bernama DAVY JONES,dia tinggal bersama kedua pamannya yang bernama SMITHY WERBER JACKER MAN JENSEN dan STEVEN WILLIAM JONES ke dua pamannya ini sangatlah kejam,biadab dan bajingan.pada suatu hari si DAVY JONES cuci piring dan piringnya pecah ketika DAVY JONES tersandung,lalu pamannya yang bernama SMITHY WERBER MAN JENSEN sangat marah dan murka.lalu DAVY JONES dipukuli dan di cambuk dengan serabut kelapa yang sangat tebal.
pada malam harinya,paman DAVY JONES yang bernama STEVEN WILLIAM pulang sehabis bekerja.lalu pamannya melihat DAVY JONES sedang mengelap kaca.pamannya yang terkenal guy tergoda nafsu oleh DAVY JONES,kemudian DAVY JONES diperkosa sampai menjerit kesakitan,lalu si pamannya yang bernama SMITHY WERBER JACKER MAN JENSEN mengusir keponakannya itu.
DAVY JONES sekarang tidak mempunyai tempat tinggal,dia berpindah dari tempat ke tempat yang lain dan pada siang hari DAVY JONES di kejar oleh kedua pamannya untuk DAVY JONES dijual ke luar negeri.DAVY JONES akhirnya lari sangat kencang sehingga masuk ke hutan sampai-sampai pamannya tidak menemukan DAVY JONES.akhirnya DAVY JONES punya ide untuk melarikan diri dari kejaran pamannya untuk selamanya.DAVY JONES ber inisiatif untuk membuat sebuah kapal yang sangat besar yang dinamakan kapal FLYING DUTCHMAN.
berhari-hari kemudian kapal itu mulai selesai dikerjakan,akhirnya kapal itu berlayar dengan megahnya lalu ketika DAVY JONES mulai berlayar kedua pamannya mengejar lagi dan menggunakan kapal,DAVY JONES kemudian membentangkan layar dan berlayar dengan cepat,lalu apa daya,sang kedua pamannya menembaki kapal DAVY JONES hingga kapal DAVY JONES hancur berkeping-keping dan membuat DAVY JONES tewas tenggelam lalu kedua pamannya membungkus mayat DAVY JONES dengan sebuah loker berkarat lalu loker itu dibuang ke laut lepas.
dan pamannya pulang dengan perasaan gagal dan ketakutan.karna DAVY JONES tewas.
berhari-hari mayat DAVY JONES yang berada di dalam loker,terombang-ambing oleh ombak.dan rohnya menjadi gentayangan ingin membalas dendam terhadap pamannya yang keji.konon kedua pamannya tewas seketika karna matanya tertancap oleh kawat berduri.
konon arwah DAVY JONES bergentayangan di lautan dgn menampakkan diri yang menyerupai zombie yang mengerikan dengan membawa loker dan menaiki kapal kesenangannya yaitu FLYING DUTCHMAN sambil tertawa dan disertai kabut tebal..
TEATER YUNANI KUNO
Mengapa mengenal kesenian teater Yunani kuno begitu penting?
Pertanyaan ini yang muncul ketika kita mempelajari mengenai seni teater.
Jawabannya adalah karena dari sanalah semuanya berawal, dan seni teater
dan seni musik saling mempengaruhi dalam perkembangannya baik dalam
perkembangan kesenian itu sendiri sampai ke seni tata panggung serta
akustik. Sebuah pagelaran Opera sampai acara komedi situasi seperti
‘friends’ yang akrab dengan kita saat ini juga tidak lepas dari pengaruh
seni teater komedi yunani.
Seni teater Yunani menurut legenda berawal dari seseorang yang bernama Thespis yang memiliki ide menambahkan aktor yang berbicara kepada pertunjukan chorus dan tarian di Yunani. Hal ini juga alasan mengapa kadang seorang aktor disebut juga sebagai ‘thespians’.
Bukti hasil peninggalan panggung teater di Yunani yang telah ditemukan adalah teater Dyonisus di acropolis, Athena. Dari kompleks yang hanya berisi altar dan kuil tua, akhirnya menjadi sebuah panggung yang membentuk setengah lingkaran seperti yang bisa dilihat pada gambar di bawah ini.
Seperti yang bisa kita lihat, bentuk dari teater ini merupakan bentuk yang mempengaruhi tata panggung seni pertunjukkan saat ini dengan bentuk jajaran tempat duduk penonton yang melingkar (theatron) yang akhirnya menjadi tata susunan duduk orkestra modern dengan salah satu fungsinya agar komunikasi antara pemain musik dengan konduktor semakin jelas. Secara akustikpun tata susunan seperti ini memberi keuntungan bagi teater kuno yang pada saat itu tidak memiliki system pengeras suara apapun.
Dengan jarak yang jauh bagi para penonton dalam sebuah pagelaran besar yang bisa mencapai 10.000 orang (dengan jarak terdekat ke panggung sejauh 10 Meter, para aktor tidak mungkin lagi mengandalkan ekspresi wajah mereka dalam berakting, maka dari itu digunakan topeng untuk menjelaskan ekspresi karakter, serta lebih menggunakan gerakan tubuh. Mungkin hal ini juga yang menjadikan topeng sebagai lambang dari seni drama dan teater.
Panggung dalam seni teater Yunani kuno telah menggunakan system mekanisme yang hingga kini bisa kita lihat dalam panggung modern di mana seorang performer muncul di panggung dari bawah, mekanisme panggung seperti ini digunakan jaman dahulu untuk menampilkan sosok yang dalam mitologi memiliki kemampuan terbang seperti Pegasus.
Selanjutnya, perkembangan teater dapat kita lihat dalam seni teater dan panggung Roma, yang merupakan bentuk awal pengaruh seni teater Yunani kuno terhadap seni teater di seluruh daratan Eropa. berbeda dari seni teater Yunani, seni teater Roma bersifat lebih sekuler dengan tema komedi, pantomim, dengan karakter dan guyonan slapstick. Panggung teater Roma dibuat dari kayu dan selalu berpindah tempat, hal ini disebabkan oleh pemerintahan pada masa itu yang tidak memperbolehkan panggung beton yang permanen. Sampai akhirnya Pompei the great membangun theater of pompey yang disamarkan sebagai kuil untuk Venus, hal ini lalu banyak ditiru dan hingga kini banyak bukti bangunan teater yang ditemukan di sekitar Roma. Tata panggung Roma memiliki system yang sedikit lebih rumit daripada penggung teater Yunani, dengan adanya pintu rahasia serta lorong bawah tanah.
Seni teater Yunani menurut legenda berawal dari seseorang yang bernama Thespis yang memiliki ide menambahkan aktor yang berbicara kepada pertunjukan chorus dan tarian di Yunani. Hal ini juga alasan mengapa kadang seorang aktor disebut juga sebagai ‘thespians’.
Bukti hasil peninggalan panggung teater di Yunani yang telah ditemukan adalah teater Dyonisus di acropolis, Athena. Dari kompleks yang hanya berisi altar dan kuil tua, akhirnya menjadi sebuah panggung yang membentuk setengah lingkaran seperti yang bisa dilihat pada gambar di bawah ini.
Seperti yang bisa kita lihat, bentuk dari teater ini merupakan bentuk yang mempengaruhi tata panggung seni pertunjukkan saat ini dengan bentuk jajaran tempat duduk penonton yang melingkar (theatron) yang akhirnya menjadi tata susunan duduk orkestra modern dengan salah satu fungsinya agar komunikasi antara pemain musik dengan konduktor semakin jelas. Secara akustikpun tata susunan seperti ini memberi keuntungan bagi teater kuno yang pada saat itu tidak memiliki system pengeras suara apapun.
Dengan jarak yang jauh bagi para penonton dalam sebuah pagelaran besar yang bisa mencapai 10.000 orang (dengan jarak terdekat ke panggung sejauh 10 Meter, para aktor tidak mungkin lagi mengandalkan ekspresi wajah mereka dalam berakting, maka dari itu digunakan topeng untuk menjelaskan ekspresi karakter, serta lebih menggunakan gerakan tubuh. Mungkin hal ini juga yang menjadikan topeng sebagai lambang dari seni drama dan teater.
Panggung dalam seni teater Yunani kuno telah menggunakan system mekanisme yang hingga kini bisa kita lihat dalam panggung modern di mana seorang performer muncul di panggung dari bawah, mekanisme panggung seperti ini digunakan jaman dahulu untuk menampilkan sosok yang dalam mitologi memiliki kemampuan terbang seperti Pegasus.
Selanjutnya, perkembangan teater dapat kita lihat dalam seni teater dan panggung Roma, yang merupakan bentuk awal pengaruh seni teater Yunani kuno terhadap seni teater di seluruh daratan Eropa. berbeda dari seni teater Yunani, seni teater Roma bersifat lebih sekuler dengan tema komedi, pantomim, dengan karakter dan guyonan slapstick. Panggung teater Roma dibuat dari kayu dan selalu berpindah tempat, hal ini disebabkan oleh pemerintahan pada masa itu yang tidak memperbolehkan panggung beton yang permanen. Sampai akhirnya Pompei the great membangun theater of pompey yang disamarkan sebagai kuil untuk Venus, hal ini lalu banyak ditiru dan hingga kini banyak bukti bangunan teater yang ditemukan di sekitar Roma. Tata panggung Roma memiliki system yang sedikit lebih rumit daripada penggung teater Yunani, dengan adanya pintu rahasia serta lorong bawah tanah.
Rabu, 28 Desember 2011
PEMERANAN
PEMERANAN
1. Olah Tubuh
Pemeran atau aktor adalah salah satu elemen pokok dalam
pertunjukan teater. Sebelum memainkan karakter, pemeran harus
menguasai tubunhya. Oleh karena itu, seorang pemeran harus ikhlas
belajar demi pencapaian kualitas tubuh agar enak ditonton. Proses
belajar penguasaan tubuh memerlukan waktu yang panjang dan secara
kontinu serta tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Pemeran harus
bersabar dan tidak boleh ada rasa jenuh dalam melakasanakannya.
Penampilan fisik pemeran dalam pentas berhubungan dengan
penampilan watak, sikap, gesture, dan umur peran yang digambarkan.
Hal ini juga sangat berhubungan dengan penampilan laku fisik yang
digariskan pengarang, sutradara, dan tuntutan peran. Tampilan fisik
seorang pemeran adalah tanggungjawab pribadi pemeran.
Seorang pemeran adalah seorang seniman yang memainkan
peran yang digariskan oleh penulis naskah dan sutradara. Untuk
mewujudkan laku peran di atas pentas, pemeran harus mengetahui,
memahami, dan memfungsikan dengan baik alat dan sarana yang akan
dipergunakan. Alat dan sarana tersebut adalah tubuh dan jiwanya sendiri.
Tidak ubahnya seorang pelukis yang memahami fungsi dan manfaat dari
kuas, palet, pensil, cat, kanvas, dan figura. Begitu juga dengan seorang
pemeran, dia harus tahu betul cara berjalan yang gagah, jalannya orang
yang sudah sangat tua, cara membungkuk, cara menengok, cara
melambai, bagaimana posisi punggungnya, dan lain-lain. Oleh karena
tubuh pemeran sangat dominan di atas pentas, maka penguasaan tubuh
menjadi kewajiban.
Tubuh manusia terdiri dari tulang, urat, dan otot-otot sebagai
penghubungnya. Tulang manusia terdiri dari ratusan jenis, mulai tulang
tengkorak, tulang leher, tulang badan, tulang tangan, tulang pinggul, dan
tulang kaki. Bagian yang paling penting dari tubuh manusia adalah tulang
belakang atau tulang punggung. Tulang punggung terdiri dari dua puluh
empat buah ruas asli dan sembilan buah ruas palsu (semu). Ruas asli
dipisahkan satu dengan yang lain melalui tulang rawan (cartilago) yang
berbentuk piringan dan berfungsi untuk memudahkan gerakan tulang
satu dengan yang lain. Sedangkan 9 buah ruas palsu menyatu dalam
satu kesatuan sehingga tidak memungkinkan untuk menimbulkan gerak.
Tulang punggung juga berfungsi sebagai tangkai dari jalinan urat saraf.
Pusat saraf terdiri dari otak dan jaringan urat saraf tulang
belakang. Tulang yang berhubungan langsung dengan tulang belakang
adalah tulang belikat (Scapula), dan tulang pinggul (Coxae). Cara
berbaring, duduk, berdiri, berjalan, berlari, melompat, dan jatuh sangat
dipengaruhi oleh tulang belakang. Elastisitas atau kelenturan tulang 152
belakang berfungsi sebagai peredam goncangan atau shock breaker
tubuh.
Dalam pemeranan, posisi tulang belakang dapat menyampaikan
pesan atau gambaran pada penonton berbagai kondisi yang dialami.
Gambaran ketika sedang tegang atau tenang, letih atau segar, tua atau
muda sangat dipengaruhi oleh posisi tulang belakang. Tulang belakang
juga membantu keberlangsungan perubahan sikap tubuh dan bunyi
suara. Secara anatomis bagian-bagian tulang terdiri dari beberapa
bagian, yaitu:
x Kelompok tulang kepala atau tengkorak (cranium).
x Tujuh buah ruas tulang tengkuk atau leher (vertebra
cervicalis).
x Dua belas buah ruas tulang belakang atau punggung (vertebra
horacalis).
x Lima buah ruas tulang pinggang (vertebra lubalis).
x Lima buah ruas yang bersatu tulang kelangkang (os sacrum).
x Empat buah ruas yang bersatu tulang ekor (os coccygis).
x Kelompok tulang tangan(extremitas superior).
x Kelompok tulang kaki (extremitas inferior).
x Kelompok tulang dada.
Rangkaian yang dihubungkan dengan tulang belakang adalah
pengikat bahu (gelang bahu) yang terdiri dari dua buah tulang selangka
dan dua buah tulang belikat (bagian atas), rongga dada, dan gelang
panggul atau biasa disebut pinggul (bagian bawah). Tulang punggung
atau tulang belakang sangat mempengaruhi pembentukan seluruh tubuh.
Apabila tulang punggung ditegangkan, maka koordinasi dan aliran gerak
tubuh terhalang (terganggu).
Gerak tubuh manusia juga dipengaruhi sendi-sendi tubuh yang
ada. Sendi adalah hubungan yang terbentuk antara dua tulang. Sendi
dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian, yaitu sendi fibrus, sendi tulang
rawan, dan sendi sinovil. Sendi fibrus adalah sendi yang tidak dapat
bergerak, maka tidak mungkin terjadi pergerakan antara tulangtulangnya. Contoh sendi ini adalah sendi tulang pipih tengkorak.
Sendi tulang rawan yaitu sendi dengan sedikit gerakan dan
persendiannya dipisahkan oleh tulang rawan. Contoh sendi ini adalah
sendi yang terdapat pada simfilis dan pubis, untuk mempersatukan
tulang pubis. Sedangkan sendi sinovil atau diartroses adalah sendi yang
dapat bergerak bebas.
Sendi sinovil dibagi menjadi enam jenis, yaitu sendi datar, sendi
putar, sendi engsel, sendi condiloid, sendi poros, dan sendi pelana. Sendi
datar atau geser adalah sendi yang memiliki dua permukaan datar dari
tulang dan saling meluncur antara satu tulang dengan yang lain. Contoh
sendi sinovil adalah sendi carpus dan sendi tarsus. Sendi putar, yaitu
sendi yang memiliki ujung bulat tepat masuk ke dalam rongga cawan
atau mangkuk tulang lainnya yang dapat bergerak ke segala jurusan.
Contoh sendi bahu, sendi pinggul. Sendi engsel yaitu sendi yang memiliki
satu permukaan yang diterima oleh tulang lainnya sedemikian rupa
sehingga hanya memberi kemungkinan gerakan dalam satu bidang saja.
Contoh sendi siku. Sendi Condiloid yaitu sendi yang mirip dengan sendi
engsel tetapi dapat bergerak dalam dua bidang, ke belakang dan ke
depan, ke samping dan ke tengah tetapi tidak rotasi. Contoh sendi
pergelangan tangan. Sendi poros atau putar yaitu sendi yang hanya
mungkin melakukan putaran seperti pada gerakan kepala. Sendi Pelana
yaitu sendi yang timbal balik menerima. Contoh antara trapezium dan
tulang metacarpal pertama dari ibu jari yang memberi kebebasan
bergerak.
Latihan olah tubuh melatih kesadaran tubuh dan cara
mendayagunakan tubuh. Olah tubuh dilakukan dalam tiga tahap, yaitu
latihan pemanasan, latihan inti, dan latihan pendinginan. Latihan
pemanasan (warm-up), yaitu serial latihan gerakan tubuh untuk
meningkatkan sirkulasi dan meregangkan otot dengan cara bertahap.
Latihan inti, yaitu serial pokok dari inti gerakan yang akan dilatihkan.
Latihan pendinginan atau peredaan (warm-down), yaitu serial pendek
gerakan tubuh untuk mengembalikan kesegaran tubuh setelah menjalani
latihan inti.
TATA PANGGUNG
1. Pengetahuan Tata Pentas
Tata pentas bisa disebut juga dengan scenery atau pemandangan latar belakang(Background) tempat memainkan lakon. Tata pentas dalam pengertian luas adalah suasana seputar gerak laku di atas pentas dan semua elemen-elemen visual atau yang terlihat oleh mata yang mengitari pemeran dalam pementasan. Tata pentas dalam pengertian teknik terbatas yaitu benda yang membentuk suatu latar belakang fisik dan memberi batas lingkungan gerak laku. Dengan mengacu pada definisi di atas dapat ditarik suatu pengertian bahwa tata pentas adalah semua latar belakang dan benda-benda yang ada dipanggung guna menunjang seorang pemeran memainkan lakon.
Sebelum memahami lebih jauh tentang tata pentas, kita perlu mengetahui apa yang dimaksud pentas itu sendiri. Pentas menurut Pramana Padmodarmaya ialah tempat pertunjukan dengan pertunjukan kesenian yang menggunakan manusia (pemeran) sebagai media utama. Dalam hal ini misalnya pertunjukan tari , teater tradisional ( ketoprak, ludruk, lenong, longser, randai makyong, mendu, mamanda, arja dan lain sebagainya), sandiwara atau drama nontradisi baik sandiwara baru maupun teater kontemporer. Webster mendefinisikan pentas sebagai suatu tempat yang tinggi dimana lakon-lakon drama dipentaskan atau suatu tempat dimana para aktor bermain. Sedang W.J.S. Purwadarminta dalam kamus umum bahasa Indonesia menerangkan pentas sebagai lantai yang agak ketinggian dirumah (untuk tempat tidur) ataupun di dapur (untuk memasak). Dengan demikian kalau disimpulkan pentas adalah suatu tempat dimana para penari atau pemeran menampilkan seni pertunjukan dihadapan penonton.
Selain istilah pentas kita mengenal istilah panggung. Panggung menurut Purwadarminta ialah lantai yang bertiang atau rumah yang tinggi atau lantai yang berbeda ketinggiannya untuk bermain sandiwara, balkon atau podium. Dalam seni pertunjukan panggung dikenal dengan istilah Stage melingkupi pengertian seluruh panggung. Jika panggung merupakan tempat yang tinggi agar karya seni yang diperagakan diatasnya dapat terlihat oleh penonton, maka pentas juga merupakan suatu ketinggian yang dapat membentuk dekorasi, ruang tamu, kamar belajar, rumah adat dan sebagainya. Jadi beda panggung dengan pentas ialah pentas dapat berada diatas panggung atau dapat pula di arena atau lapangan.
Dari pengertian di atas dapat dijelaskan, pentas merupakan bagian dari panggung yaitu suatu tempat yang ditinggikan yang berisi dekorasi dan penonton dapat jelas melihat. Dalam istilah sehari-hari sering disebut dengan panggung pementasan, dan apabila suatu seni pertunjukan dipergelarkan tanpa menggunakan panggung maka disebut arena pementasan. Sehingga pementasan dapat diadakan diarena atau lapangan.
Kini yang dianggap pentas bagi seni pertunjukan kontemporer tidak saja berupa panggung yang biasa terdapat pada sebuah gedung akan tetapi keseluruhan dari pada gedung itulah pentas, yakni panggung dan tempat orang menonton. Sebab pada penampilan seni pertunjukan tokoh dapat saja turun berkomunikasi dengan penontonnya atau ia dapat muncul dari arah penonton. Seperti istilah Shakespeare bahwa seluruh dunia ini adalah pentas ( all the word’s stage). Dengan begitu bisa saja setiap lingkungan masyarakat memiliki sebuah pentas yang memadai dan sesuai untuk mementaskan sebuah seni pertunjukan.
2. Macam-Macam Panggung
Secara fisik bentuk panggung dapat dibagi menjadi tiga macam, yaitu panggung tertutup, panggung terbuka dan panggung kereta. panggung tertutup terdiri dari panggung prosenium, panggung portable dan juga dapat berupa arena. Sedangkan panggung terbuka atau lebih dikenal dengan sebutan open air stage dan bentuknya juga bermacam-macam.
a. Panggung Prosenium atau Panggung Pigura
Panggung prosenium merupakan panggung konvensional yang memiliki ruang prosenium atau suatu bingkai gambar melalui mana penonton menyaksikan pertunjukan. Hubungan antara panggung dan auditorium dipisahkan atau dibatasi oleh dinding atau lubang prosenium. Sedangkan sisi atau tepi lubang prosenium bisa berupa garis lengkung atau garis lurus yang dapat disebut dengan pelengkung prosenium (Proscenium Arch).
Panggung prosenium dibuat untuk membatasi daerah pemeranan dengan penonton. Arah dari panggung ini hanya satu jurusan yaitu kearah penonton saja, agar pandangan penonton lebih terpusat kearah pertunjukan. Para pemeran diatas panggung juga agar lebih jelas dan memusatkan perhatian penonton. Dalam kesadaran itulah maka keadaan pentas prosenium harus dapat memenuhi fungsi melayani pertunjukan dengan sebaik-baiknya.
Dengan kesadaran bahwa penonton yang datang hanya bermaksud untuk menonton pertunjukan, oleh karena itu harus dihindarikan sejauh mungkin apa yang nampak dalam pentas prosenium yang sifatnya bukan pertunjukan. Maka dipasanglah layar-layar (curtain)dan sebeng-sebeng (Side wing). Maksudnya agar segala persiapan pertunjukan dibelakang pentas yang sifatnya bukan pertunjukan tidak dilihat oleh penonton. Pentas prosenium tidak seakrab pentas arena, karena memang ada kesengajaan atau kesadaran membuat pertunjukan dengan ukuran-ukuran tertentu. Ukuran-ukuran atau nilai-nilai tertentu dari pertunjukan itu kemudian menjadi konvensi. Maka dari itu pertunjukan yang melakukan konvensi demikian disebut dengan pertunjukan konvensional.
b. Panggung Portable
Panggung portable yaitu panggung tanpa layar muka dan dapat dibuat di dalam maupun di luar gedung dengan mempergunakan panggung (podium, platform) yang dipasang dengan kokoh di atas kuda-kuda. Sebagai tempat penonton biasanya mempergunakan kursi lipat. Adegan-adegan dapat diakhiri dengan mematikan lampu (black out) sebagai pengganti layar depan. Dengan kata lain bahwa panggung portable yaitu panggung yang dibuat secara tidak permanen.
Gambar 2. Panggung portable
c. Panggung Arena
Panggung arena merupakan bentuk panggung yang paling sederhana dibandingkan dengan bentuk-bentuk pangung yang lainnya. Panggung ini dapat dibuat di dalam maupun di luar gedung asal dapat dipergunakan secara memadai. Kursi-kursi penonton diatur sedemikian rupa sehingga tempat panggung berada di tengah dan antara deretan kursi ada lorong untuk masuk dan keluar pemain atau penari menurut kebutuhan pertunjukan tersebut. Papan penyangga (peninggi) ditempatkan di belakang masing-masing deret kursi, sehingga kursi deretan belakang dapat melihat dengan baik tanpa terhalang penonton dimukanya. Sebagai penganti layar pada akhir pertunjukan atau pergantian babak dapat digunakan dengan cara mematikan lampu (black out). Perlengkapan tata lampu dapat dibuatkan tiang-tiang tersendiri dan penempatannya harus tidak mengganggu pandangan penonton.
Berbagai ragam bentuk panggung arena adalah sebagai berikut :
c.1. Panggung arena tapal kuda adalah panggung dimana separuh bagian pentas atau panggung masuk kebagian penonton sehingga membentuk lingkaran tapal kuda.
c.2. Panggung arena ¾, berarti ¾ dari panggung masuk kearah penonton atau dengan kata lain penonton dapat menyaksikan pementasan dari tiga sisi atau arah penjuru panggung. Panggung arena ¾ biasanya berupa pentas arena bentuk U.
c.3. Panggung arena penuh yaitu dimana penonton dapat menyaksikan pertunjukan dari segala sudut atau arah dan arena permainan berada di tengah-tengah penonton. Panggung arena penuh biasanya panggung arena bujur sangkar atau panggung arena bentuk lingkaran.
d. Panggung Terbuka
Panggung terbuka sebetulnya lahir dan dibuat di daerah atau tempat terbuka. Berbagai variasi dapat digunakan untuk memproduksi pertunjukan di tempat terbuka. Pentas dapat dibuat di beranda rumah, teras sebuah gedung dengan penonton berada di halaman, atau dapat diadakan disebuah tempat yang landai dimana penonton berada di bagian bawah tempat tersebut. Panggung terbuka permanen (open air stage) yang cukup popular di Indonesia antara lain adalah panggung terbuka di Candi Prambanan.
e. Panggung Kereta
Panggung kereta disebut juga dengan panggung keliling dan digunakan untuk mempertunjukkan karya-karya teater dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan panggung yang dibuat di atas kereta. Perkembangan sekarang panggung tidak dibuat di atas kereta tetapi dibuat diatas mobil trailer yang diperlengkapi menurut kebutuhan dan perlengkapan tata cahaya yang sesuai dengan kebutuhan pentas. Jadi kelompok kesenian dapat mementaskan karyanya dari satu tempat ke tempat lain tanpa harus memikirkan gedung pertunjukan tetapi hanya mencari tanah yang agak lapang untuk memarkir kereta dan penonton bebas untuk menonton.
3. Pokok-pokok Persyaratan Set Panggung/Pentas
Set panggung atau pentas (scenery) yaitu penampilan visual lingkungan sekitar gerak laku pemeran dalam sebuah lakon. Untuk itu dalam merancang pentas harus memperhatikan aspek-aspek tempat gerak-laku, memperkuat gerak-laku dan mendandani atau memperindah gerak-laku. Oleh sebab itu, tugas seorang perancang pentas hendaklah merencanakan set-nya sedemikian rupa sehingga :
- Dapat memberi ruang kepada gerak-laku.
- Dapat memberi pernyataan suasana lakon.
- Dapat memberi pandangan yang menarik.
- Dapat dilihat dan dimengerti oleh penonton.
- Merupakan rancangan yang sederhana
- Dapat bermanfaat terus menerus bagi pemeran atau pelaku.
- Dapat secara efisien dibuat, disusun dan dibawa.
- Dapat membuat rancangan yang menunjukkan bahwa setiap elemen yang terdapat didalam penampilan visual pentasnya memiliki hubungan satu sama lain.
Oleh karena itu, secara singkat seorang perancang pentas yang membuat set harus memiliki tujuan yaitu: lokatif, ekspresif, atraktif, jelas, sederhana, bermanfaat, praktis dan organis.
- Lokatif yaitu penataan pentas itu harus dapat memberi tempat kepada gerak laku pemeran atau pelaku pertunjukan.
- Ekspresif yaitu penataan pentas harus dapat memperkuat gerak-laku dengan memberi penjelasan, menggambarkan keadaan sekitar dan menciptakan suasana bagi gerak-laku tersebut.
- Atraktif yaitu penataan pentas itu harus dapat memberi pandangan yang menarik bagi penonton.
- Jelas yaitu penataan pentas itu harus merupakan rancangan yang dapat dilihat dan dimengerti oleh penonton dari suatu jarak tertentu.
- Sederhana yaitu penataan pentas itu harus sederhana. Sederhana tidak berarti bahwa pentas hanya terdiri dari satu meja dan dua kursi, tetapi penataannya tidak ruwet dan penonton dapat melihat dan menarik maknanya tanpa memeras pikiran dan perasaan.
- Bermanfaat yaitu penataan pentas harus dirancang sedemikian rupa sehingga dapat bermanfaat bagi para pemeran dengan efektif dan seefisien mungkin.
- Praktis yaitu penataan pentas itu harus dapat secara efisien dibuat, disusun dan dibawa serta dapat memenuhi kebutuhan teknis pembuatan tata pentas atauscenery.
- Organis yaitu penataan pentas itu harus dapat menunjukkan setiap elemen yang terdapat didalam penampilan visual penataannya dan memiliki hubungan satu sama lainnya.
Selasa, 27 Desember 2011
TEATER MUSIKAL
Teater musikal




Teater musikal adalah bentuk teater yang menggabungkan lagu, dialog ucapan, akting, dan tarian. Konten emosionalnya – humor, pathos, cinta, kemarahan – serta ceritanya dikomunikasikan melaluikata-kata, musik, gerakan dan aspek teknis hiburan sebagai satu kesatuan utuh. Meski teater musikal juga mencakup bentuk teater lain seperti opera, hal ini dapat dibedakan dari kepentingan setara terhadap musik jika dibandingkan dengan dialog, gerakan, dan elemen lain karya tersebut. Sejak awal abad ke-20, karya pertunjukan teater musikal umumnya hanya disebut "musikal".
Musikal dipertunjukkan di seluruh dunia. Musikal bisa diadakan di panggung besar, seperti produksi beranggaran besar teater West End dan Broadway di London dan New York City, atau diteater pagar kecil, produksi Off-Broadway atau teater regional, tur, atau kelompok amatir di sekolah, teater dan ruang pertunjukan lain. Selain Britania dan Amerika Serikat, ada berbagai teater musikal di beberapa negara di Eropa, Amerika Latin, Australasia dan Asia.
Meski musik telah menjadi bagian dari penampilan dramatis sejak zaman-zaman kuno, teater musikal modern muncul pada abad ke-19, ditandai dengan karya-karya Gilbert and Sullivan di Britania dan Harrigan and Hart di Amerika Serikat, diikuti berbagai komedi musikal Edward dan karya pengarang Amerika Serikat seperti George M. Cohan. Pada awal abad ke-20, musikalPrincess Theatre dan acara cerdas lain seperti Of Thee I Sing adalah tahap artistik yang selangkah di depan revue dan hiburan-hiburan lain yang mendorong munculnya gebrakan baru seperti Show Boat dan Oklahoma!. Sejumlah musikal terkenal dan ikonik sepanjang beberapa dasawarsa meliputi West Side Story, The Fantasticks, Hair, A Chorus Line, Les Misérables, The Phantom of the Opera, Rent, The Producers dan Wicked.
Langganan:
Postingan (Atom)